Tampilkan postingan dengan label IPNU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPNU. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Juli 2010

MAKESTA IPNU-IPPNU 90% BERHASIL

Masa kesetiaan Anggota (MAKESTA) yang di selenggarakan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama berjalan dengan baik. Walau banyak hambatan dan kekurangan disana sini, tetapi secara umum berjalan dengan baik.
Makesta yang diadakan di MI Islamiyah Tempursari ini di ikuti oleh 25 peserta dari berbagai daerah di antaranya dari karang menjangan, langkapan, tempursari, mbuyeng, wareng, dan tegal rejo.
Materi yang di sampaikan sesuai juklak pengkaderan di IPNU dan IPPNU. Di antara materi yang di sampaikan yaitu ke-ipnu ippnu-an, ke-nu-an, aswaja, kepemimpinan, keorganisasian dll. Semua materi di sampaikan oleh tokoh NU Tempursari, kecuali materi keipnuan dan kepemimpinan oleh PC IPNU IPPNU Lumajang.
Tujuan di laksanakan makesta IPNU IPPNU Tempursari, selain untuk Regenerasi kepemimpinan di tubuh IPNU IPPNU sendiri, makesta di harapkan bisa mencetak generasi muda yang tetap memegang teguh ajaran dan nilai2 aswaja. Alumni makesta di harapkan bisa lebih militan dan berdedikasi tinggi untuk tetap mempertahankan ajaran aswaja.
Mungkin hanya itu sekilas tentang makesta ipnu ippnu di tempursari.(tanganx capek ngetik).

Jumat, 11 Juni 2010

Rapat persiapan perpisahan MI Islamiyah dan Mts An-nur Tempursari

Pada hari ini, Jumat 11 Juni 2010 seluruh jajaran guru MIS dan Mts. An-nur beserta MWC dan YPIKM melaksanakan rapat membahas perpisahan MIS dan Mts. An-nur.

Kamis, 10 Juni 2010

Keluarga bapak Supani

Bapak Supani, pria kelahiran Malang tahun 1956 ini setiap harinya bekerja sebagai petani coklat.
Istrinya bernama Sriani.
Anaknya Riatin ma Abdul Rohman.

Lumajang

Kabupaten Lumajang merupakan salah satu kabupaten yang ada di jawa timur. Secara greografis, lumajang berbatasan dengan Kab. Malang di sebelah barat, kab. Probolinggo di sebelah utara, di Timur ada kab. Jember dan selatan berbatasan dengan Samudra Hindia.
Bupati Lumajang saat ini adalah bapak Sjahrazad Masdar dan wakilnya bapak As'ad malik.
Kabupaten penghasil pisang ini langganan adipura.

Pariwisata pemandian Umbulsari

Pemandian Umbulsari terletak 4 km dari pusat kecamatan Tempursari Lumajang. Tepatnya di Dusun Umbulsari Bulurejo Tempursari. Merupakan salah satu pemandian yang masih alami nan esotis.
Pemandian yang tepat di pinggir jalan menuju desa tegal rejo ini, kita tidak di pungut biaya sedikitpun alias gratis. Kecuali kalau ingin sewa ban buat berenang.
Air yang masih deras tersembur dari dalam perut bumi dengan bening dan bersih memenuhi pemandian seluas 500m2 ini. Setiap hari libur, tempat rekreasi ini selalu di penuhi oleh pengunjung yang sedang berlibur untuk menikmati kesegaran air kolam yang bersih dan gratis ini.
Teman2 yang penasaran,bisa langsung ke tempat ini aja.
TPA AL-IKHLAS Tempurejo merupakan salah satu TPA yang tetap eksis dalam mendidik santri dan santriwati dalam bidang ilmu agama sejak usia dini.
TPA yang di asuh oleh Ust. Zaenal abidin ini terletak di Desa Tempurejo kec. Tempursari Lumajang ini telah berdiri cukup lama.TPA ini berperan yang sangat strategis dalam menangkal ajaran dari luar islam. Mengingat di sekitar TPA AL-IKHLAS merupakan salah satu basis umat non muslim.
TPA AL-IKHLAS mulai ramai ketika di didik oleh Ustadz Alm. Rahmat Hidayat(moga Allah mengampuni semua dosa beliau)yang nota bene sebagai ketua IPNU pada waktu itu dan Ustadzah Mei Rida Wati yang merupakan salah satu putri ust. Zaenal(pengasuh TPA,red).
Di saat ini,kira-kira tahun 2004 TPA AL-IKHLAS menjadi salah satu syi'ar umat islam di sana. Alm. Rekan Rahmad Hidayat yang Alumnus Pondok Modern Gontor ini, terkenal pendiam, Alim dan cerdas ini, menerapkan berbagai metode pembelajaran yang sangat efektif, yang mana pada waktu itu belum di pakai TPA yang lainnya. Sehingga banyak orang tua yang menitipkan anaknya untuk di didik di TPA ini. Duet alm. Rekan Dayat dan Rekanita Rida ini bertahan cukup lama sampai tahun 2008.
Di tahun 2004, TPA AL-IKHLAS oleh Alm. Rekan Dayat di masukkan sebagai TPA Binaan IPNU-IPPNU Tempursari sampai sekarang.
Karena sakit yang di alami rekan Dayat yang tidak kunjung sembuh sepulang dari pondok gontor, di akhir tahun 2008, rekan Dayat akhirnya meninggalkan kita.Dia wafat di Usia yang relatif muda, meninggalkan keluarga,sahabat dan santrinya yang sangat menyayangi beliau.
Tidak seberapa lama, rekanita Rida menikah dengan pria asal tulung agung. Dan ikut ke rumah suaminya. Akhirnya TPA AL-IKHLAS, di tinggal oleh 2 orang terbaik di TPA ini, yang tidak ada gantinya sampai sekarang.
Di TPA ini di ajarkan tentang membaca Al-quran,fiqh,tauhid, sejarah islam, akhlak, dll. Santri di TPA ini sekarang sekitar 50 santri. Usia antara 4 sampai 13 tahun. Dan di ajar oleh 6 ustadz dan Ustadzah, yakni Abdul rohman(sukosari), mulyadi(argosari), yuha said(purorejo), ervin, istiqomah, dan rohma(ketiganya tempurejo).
Moga TPA tetap Jaya.Amin.

Makesta IPNU Tempursari

Sesuai agenda rapat kerja PAC IPNU IPPNU Tempursari,bahwasanya dalam periode 2009-2010 akan melaksakan agenda masa kesetiaan anggota(makesta) di tahun pertama.Di tahun kedua di agendakan melakukan lakmud.Sesuai hasil musyawarah panitia pelaksana bersama seluruh jajaran pengurus,kita menyepakati akan melaksanakan makesta pada tanggal 3-4 juli 2010 di MI Islamiyah tempursari.Semoga berhasil rekan2.Kami tetap mendukung.

Minggu, 21 Maret 2010

IPNU Tempursari

Saat iniI PNU-IPPNU tempursari mengalami masa peralihan, dari masa pemuda ke pelajar. indikasi ini di tinjau dari perubahan anggota yang 90 persen adalah pelajar yang masih aktifbelajar di tingkat SMP dan SMA. ini sangat bagus untuk ke depannya IPNU-IPPNU dalam menyiapkan kader2 yang militan sejak dini. kader yang mampu menjadi penggerak nahdlatul ulama ke depan.
Saat ini IPNU di kendalikan oleh ketua umumnya rekan Yuha said dan ketua IPPNU rekanita Sinta Elisa menjadi organisasi remaja yang paling di perhitungkan di kalangan remaja.banyak remaja yang mulai tertarik dengan organisasi ini.

Senin, 01 Februari 2010

IPNU dan tantangan zaman

Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama adalah sebuah organisasi yang berada di bawah naungan NU. Sebagai banom yang mempunyai bidang garap para pelajar dan mahasiswa. IPNU mempunyai tanggung jawab yg berat.Sebagai ujung tombak regenerasi NU ke depan.

Senin, 18 Januari 2010

Gus Dur

KEAJAIBAN waktu wafatY GUSDUR.Wafat jam 18:45 tgl 30-12-09, angka tsb jk dikalikn & hasilY dijumlhkn adlh 9.Jam 18X18=3243+2+4=9Menit 45X45=20252+0+2+5=9Tgl 30X30=9009+0+0=9Bulan 12X12=1441+4+4=9Tahun 09X09=81 8+1=9Klo smuaY (jam & tgl) dikalikn hasilY jg 9.18X45X30X12X09=26244002+6+2+4+4+0+0=181+8=9SUBHANALLAH, hanya ALLAH yg bisa melakukanNYA.Liat QURAN Surat 18:45 (alKahfi ayat 45).Diibaratkn sprti air hujan yg turun dr langit & memberi ksejukn, prdamaian dibumi, lalu kembli lg kesisi Allah dg kuasaNYA.Courtesy: KH. Dairin05 Januari 2010.

Minggu, 17 Januari 2010

Hadits nabi

Engkau tidak akan bisa megusai / mempengaruhi orang banyak dengan harta kekayaan, tetapi engkau bisa mempengaruhi mereka itu dengan bermuka manis dan budi pekerti yg baik.(HR.Abu ya'la)

Sabtu, 16 Januari 2010

IPNU ke depan!

IPNU Tempursari adalah salah satu Pimpinan Anak Cabang dari PC. IPNU Lumajang yang sangat jauh dan terpencil. PAC IPNU Tempursari masih tetap eksis. Dan selama ini tetap jaya dan tetap berkarya. Dengan kepemimpinan Rekan Yuha Said. Dan ketua IPPNU Rekanita Sinta Elisa.

Panitia pembangunan

Pada jumat sore,segenap panitia dan semua tokoh masyarakat sukosari bermusyawarah membahas evaluasi kinerja panitia pembangunan masjid. Pada tahap awal ini, dana yang terserap untuk pembangunan masjid mencapai 110 juta. Dan masih mempunyai saldo 5 juta. Mksh

Keutamaan shodaqoh

:Hadith Nabi Saw: "Tidak berkurang harta kerana sedekah, dan tiada seorang yang memaafkan suatu kezaliman melainkan Allah swt menambah kemuliaan, dan tiada seorang yang tawadhuk (merendah) kerana Allah swt, melainkan Allah swt menaikkan darjatnya." (Abu Hurairah r.anhu)Hadith Nabi Saw: "Dermawan itu merupakan suatu pohon yang akarnya di syurga dan dahan-dahannya menurun ke dunia. Maka barangsiapa yang berpegang kepadanya akan ditarik ke syurga. Kedekut (kikir) itu pohon yang asalnya di dalam neraka sedang dahan-dahannya menurun ke dunia. Maka barangsiapa yang berpegang kepadanya akan ditarik ke neraka."(Aishah r.anha)Sedekah mengandungi 10 kebaikan:Kebaikan di dunia1) Membersihkan harta kekayaan2) Membersihkan badan daripada dosa-dosa3) Menolak bala dan penyakit4) Menyenangkan hati orang miskin5) Menjadikan berkat dalam harta dan meluaskan rezekiKebaikan di Akhirat1) Sedekah itu menjadi naungan baginya2) Sedekah meringankan hisab amalnya3) Memberatkan timbangan amal kebaikannya4) Memudahkan melintasi sirat5) Bertambah darjat di syurgaBarangsiapa yang menolak lima pekara, maka Allah akan menolak lima pekara daripadanya iaitu:1) Barangsiapa menolak zakat, Allah swt akan menolak keselamatan hartanya2) Barangsiapa tolak sedekah, Allah swt akan mengurangi kesihatannya3) Barangsiapa menolak zakat tanamannya, Allah swt akan menolak berkat tanahnya4) Barangsiapa tidak suka berdoa, Allah tidak suka untuk menerimanya5) Barangsiapa yang meremehkan solatnya, Allah swt akan menolakdari kalimah syahadah ketika matinya.

Sabtu, 09 Januari 2010

Sejarah IPNU-IPPNU

Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) adalah organisasi kader yang lahir atas tuntutan sejarah. Ia merupakan bagian integral dari potensi generasi muda Indonesia yang menitikberatkan bidang garapannya pada pembinan dan pengembangan pelajar dan santri. Dua segmen tersebut merupakan pilar utama keberadaan IPNU yang harus terus dikembangkan secara dinamis, sesuai dengan tuntutan perkembangan dan kebutuhan masyarakat.IPNU lahir atas tuntutan kebutuhan untuk menghimpun pelajar NU. Kebutuhan akan wadah bagi pelajar NU tersebut sebenarnya sudah sejak lama dirasakan mendesak. Hal ini sangat disadari oleh para pelajar pada saat itu, sehingga secara lokalistik banyak berdiri perkumpulan pelajar yang berafiliasi kepada Nahdlatul Ulama. Di antara organisasi pelajar itu adalah Tsamaratul Mustafidin yang terbentuk pada tanggal 11 Oktober 1936 di Surabaya, Persatuan Anak-anak Nahdlatul Oelama (PERSANO), Persatuan Anak Moerid Nahdlatul Oelama (PAMNO) tahun 1941; Ikatan Moerid Nahdlatul Oelama (IMNO) pada tahun 1945, Ijtimauttholabah Nahdlatul Oelama (ITNO) pada tahun 1946, Subbanul Muslimin yang berdiri di Madura, serta masih banyak lagi.Karena keterbatasan yang masih sangat lokalistik tersebut, maka akan sangat sulit dicaqpai penggalangan pelajar NU secara nasional. Sebab dengan adanya perkumpulan-perkumpulan itu masih banyak terjadi kesenjangan antara mereka yang berasal dari pesantren, madrasah, dan sekolah umum, sehingga banyak mengalami kesulitan. Di samping bersifat kedaerahan, gerakan yang dilakukan oleh organisasi-organisasi tersebut tidak koordinatif. Akibatnya tujuan gerakan yang dilakukan tidak tercapai secara optimal.Gerakan-gerakan organisasi pelajar ini baru terlihat menggeliat pada tahun 50-an dengan berdirinya beberapa organisasi pelajar lain, seperti Ikatan Siswa Muballighin Nahdlatul Oelama (IKSIMNO) pada tahun 1952 di Semarang, Persatuan Pelajar Nahdlatul Oelama (PERPENO) di Kediri, Ikatan Pelajar Islam Nahdlatul Oelama (IPINO), Ikatan Pelajar Nahdlatul Oelama (IPNO) di Surakarta dan lain sebagainya.Ikhtiar untuk terbentuknya organisasi pelajar NU pada level nasional terus dilaksanakan. Baru pada acara Konferensi Besar Ma’arif Nahdlatul Ulama seluruh Indonesia di Semarang, IPNU resmi diproklamasikan sebagai organisasi yang mewadahi pelajar Nahdlatul Ulama. Proklamasi berdirinya Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) itu tepatnya dilaksanakan pada tanggal 24 Februari 1954, bertepatan dengan 20 Jumadil Akhir 1373. Pendirian organisasi itu dipelopori oleh para pelajar yang datang dari Yogyakarta, Semarang, dan Surakarta seperti; M. Sofyan, Cholil Mustahal, Achmad Masjhub, dan A. Gani Farida M. Uda. Dalam konferensi tersebut disamping menyepakati berdirinya organisasi, juga ditetapkan Ketua Umum Pimpinan Pusat. Terpilih sebagai Ketua Umum adalah Muchamad Tholchah Mansur.Setahun setelah berdirinya IPNU, tepatnya pada tanggal 2 Maret 1955, berdiri Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Sebagai wadah berhimpun pelajar putri NU, sebab IPNU hanya beranggotakan pelajar putra. Proklamasi IPPNU itu dilaksanakan pada muktamar pertama IPNU di Surakarta.   [ Sejarah Perjalanan IPPNU IPPNU didirikan 45 tahun silam di Malang, sampai menjelang kongresnya ke-12 di Ujung Pandang tanggal 22-25 Maret 2000, yang pada saat buku ini ditulis sedang dalam persiapan. Ibarat manusia, usia 45 tahun adalah usia orang yang sudah matang dan dewasa. Menyusun sejarah sebuah organisasi yang telah berdiri selama kurun waktu itu bukanlah pekerjaan yang terlalu sulit jika saja selama itu semua gerak langkahnya terdokumentasikan secara rapi. Namun, IPPNU adalah organisasi yang dilahirkan di Malang, dibesarkan di Solo, sempat dipindahkan ke Yogyakarta, kemudian menetap di Jakarta hingga sekarang. Mendapatkan dokumentasi yang rapi dan lengkap mengenai organisasi ini, kiranya sangat sulit dilakukan. Syukurlah para pendiri IPPNU sampai saat ini masih dikaruniai kesehatan dan panjang usia.Informasi awal kami kumpulkan dengan mewawancarai mantan-mantan ketua umum IPPNU. Dari 10 orang ketua, 8 orang di antaranya tinggal di Jakarta, satu orang di Malang, dan seorang lagi di Tuban. Kami juga mewawancarai salah satu penggagas IPPNU, Ny. Nihayah Achmad Siddiq, yang kebetulan kami temui di sela-sela seminar yang diadakan PP Muslimat NU di Jakarta. Selanjutnya kami berbincang-bincang dengan Ny. Lily Wahid untuk mengetahui kiprah IPPNU semasa bergabung dengan KAPPI. Untuk mendapatkan informasi tambahan kami mewawancarai sejumlah anggota IPPNU ketika pertama kali organisasi ini didirikan.Untuk lebih membantu memperjelas peranan IPPNU, tidak lengkap rasanya jika tidak mendapat keterangan dari saudara kandungnya, IPNU. Dalam waktu yang demikian singkat, tidak mungkin jika kami harus mewawancarai satu demi satu mantan-mantan ketua IPNU. Penelusuran akhirnya kami jatuhkan kepada Drs. Asnawi Latief yang telah mengawal IPNU pada masa-masa sulit. Tidak berlebihan jika kami katakan bahwa beliau yang membukakan pintu informasi ke arah rekonstruksi sejarah IPPNU secara lebih utuh. Setelah bahan-bahan kami kumpulkan, penulisan kami lakukan selama kurang lebih dua bulan sejak bulan Januari sampai awal Maret tahun 2000. Kami tidak berpretensi bahwa buku ini akan menjadi buku yang terlengkap mengenai sejarah IPPNU. Namun sebagai usaha paling awal dari upaya rekonstruksi peranan IPPNU dari masa ke masa, kami berharap buku ini dapat menjadi rujukan untuk penggalian lebih rinci dari fakta-fakta yang masih tercecer. Sebagai buku sejarah yang pertama, kami memilih menggunakan pendekatan kronologis ketimbang pendekatan tematik. Pendekatan kronologis memberikan kemudahan kepada pembaca untuk mengikuti secara runtut naik turunnya organisasi, tapi lemah dalam meninjau peran-peran spesifik IPPNU dalam setiap kurun. Oleh karena itu ke depan masih terbuka penggalian yang lebih mendalam tentang peran-peran sektoral yang dilakukan oleh IPPNU.Kami yakin buku yang kami suguhkan ke hadapan pembaca ini masih jauh dari sempurna. Untuk itu segala kritik dan saran akan kami terima dengan senang hati. Semoga kehadiran buku ini mampu memperjelas konstruksi sejarah IPPNU, yang selama ini belum mendapat tempat yang semestinya dalam dunia kepemudaan di tanah air.Akhirnya, kepada Allah jualah kami berserah diri.

Beasiswa

«PROGRAM BEASISWA BIDIK MISI BAGI CALON MAHASISWA BERPRESTASI DARI KELUARGA KURANG TAHUN 2010»Dari:Muhammad Safinun Naja:PROGRAM BEASISWA BIDIK MISIBEASISWA PENDIDIKAN BAGI CALON MAHASISWA BERPRESTASI DARI KELUARGA KURANG MAMPUDEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONALDIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGIDIREKTORAT KELEMBAGAANTAHUN 2010II. KETENTUAN UMUMA. SASARANLulusan jenjang pendidikan menengah yang terdiri atas lulusan SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat tahun 2010 yang berprestasi dan orang tua/wali-nya kurang mampu secara ekonomi.B. JANGKA WAKTU PEMBERIAN BEASISWABeasiswa diberikan sejak calon mahasiswa dinyatakan diterima di perguruan tinggi selama 8 (delapan) semester untuk program Diploma IV dan S1, dan selama 6 (enam) semester untuk program Diploma III dengan ketentuan penerima beasiswa berstatus mahasiswa aktif.C. PENYELENGGARAPenyelenggara program beasiswa BIDIK MISI adalah perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi BHMN terpilih di bawah Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Agama.D. DANA BEASISWADana beasiswa dan biaya pendidikan yang diberikan adalah sebesar Rp 5.000.000 (lima juta rupiah) per mahasiswa per semester yang diprioritaskan untuk biaya hidup.III. KETENTUAN KHUSUSA. PERSYARATANPersyaratan untuk mendaftar program beasiswa BIDIK MISI tahun 2010 adalah:1. Siswa SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang dijadwalkan lulus pada tahun 2010;2. Berprestasi dan orang tua/wali-nya kurang mampu secara ekonomi;3. Calon penerima beasiswa mempunyai prestasi akademik/ kurikuler, ko-kurikuler maupun ekstra kurikuler yang diketahui oleh Kepala Sekolah/ Pimpinan Unit Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Kabupaten/Kota. Adapun prestasi akademik/kurikuler yang dimaksud adalah peringkat 25 persen terbaik di kelas, sedangkan prestasi pada kegiatan ko-kurikuler dan/atau ekstrakurikuler minimal peringkat ke-3 di tingkat Kabupaten/Kota dan harus sesuai dengan program studi yang dipilih.B. KUOTA1. Banyaknya penerima beasiswa pada tahun anggaran 2010 adalah 20.000 orang;2. Jumlah tersebut didistribusikan kepada perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi BHMN di bawah Depdiknas yang ditentukan oleh Depdiknas dan di perguruan tinggi negeri di bawah Depag yang ditentukan oleh Depag;3. Kuota beasiswa yang ditetapkan untuk setiap perguruan tinggi terpilih disesuaikan dengan jumlah mahasiswa baru yang diterima setiap tahunnya dan/atau jumlah total mahasiswa di perguruan tinggi tersebut serta pertimbangan lainnya.C. PENGGUNAAN DANA BEASISWA1. Besarnya dana biaya hidup setiap penerima beasiswa adalah sebesar Rp 500.000 (lima ratus ribu rupiah) sampai dengan Rp 700.000 (tujuh ratus ribu rupiah) per bulan tergantung pada indeks harga kemahalan daerah lokasi perguruan tinggi terpilih.2. Besarnya bantuan biaya pendidikan yang dialokasikan kepada setiap penerima beasiswa adalah sebesar Rp 800.000 (delapan ratus ribu rupiah) sampai dengan Rp 2.000.000 (dua juta rupiah) per semester.3. Apabila biaya pendidikan di suatu perguruan tinggi terpilih ternyata lebih tinggi dari dana yang tersedia, maka perguruan tinggi terpilih tersebut wajib memberikan bantuan biaya pendidikan sepenuhnya kepada penerima beasiswa.4. Apabila terdapat kelebihan dana pendidikan pada suatu perguruan tinggi terpilih, maka perguruan tinggi terpilih tersebut dapat menggunakan untuk:a. biaya pelaksanaan tes/seleksi penerimaan (administrasi, transportasi, dan akomodasi);b. biaya buku, pelatihan mahasiswa yang bersangkutan, dan sebagainya.c. Semua penggunaan dana harus dilaporkan ke Ditjen Dikti.D. PENYALURAN DANA1. Beasiswa dibayarkan setiap semester berdasarkan kontrak yang telah ditandatangani oleh perguruan tinggi terpilih dengan Ditjen Dikti;2. Pimpinan perguruan tinggi penyelenggara memberikan dana biaya hidup kepada mahasiswa dengan perhitungan per bulan;3. Penyaluran beasiswa dari perguruan tinggi penyelenggara kepada mahasiswa penerima melalui rekening mahasiswa atau dibayarkan melalui bank;4. Penyaluran biaya pendidikan diatur oleh perguruan tinggi penyelenggara sesuai dengan ketentuan yang berlaku;5. Dana beasiswa tidak boleh dipotong untuk kepentingan apapun.IV. MEKANISME PEREKRUTANA. PERSIAPAN PENDAFTARANDepartemen Pendidikan Nasional mengeluarkan pengumuman melalui media massa, institusi pemerintah daerah (dinas pendidikan propinsi dan kabupaten/kota) dan institusi pendidikan tinggi serta pendidikan menengah (SMA, SMK, MA, MAK atau bentuk lain yang sederajat) untuk memberikan informasi kepada publik adanya program beasiswa ini.Kepala Sekolah/Pimpinan Unit Dikmas mengkoordinasikan seluruh proses pendaftaran di setiap sekolah dan mengirimkan berkas yang telah memenuhi persyaratan ke perguruan tinggi terpilih yang dituju.B. TATA CARA PENDAFTARAN1. Calon mahasiswa memilih program pendidikan Diploma III, Diploma IV dan Sarjana pada perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi BHMN terpilih;2. Berhubung jadwal pendaftaran calon mahasiswa baru di perguruan tinggi penyelenggara tidak bersamaan, maka setiap calon mahasiswa diharuskan memperhatikan jadwal pendaftaran di setiap perguruan tinggi yang dipilih;3. Setiap calon mahasiswa dapat memilih maksimal dua program studi, baik dalam satu perguruan tinggi atau di dua perguruan tinggi yang berbeda.4. Kepala Sekolah/Pimpinan Unit Dikmas dari siswa yang memenuhi persyaratan melakukan pendaftaran secara kolektif, untuk siswa/peserta didik yang menjadi tanggung jawabnya, kepada Rektor/Ketua/Direktur atau pimpinan perguruan tinggi penyelenggara yang dituju dengan melampirkan berkas sebagai berikut:1. Berkas-berkas yang dilengkapi oleh siswa1) Formulir pendaftaran yang telah diisi oleh siswa yang bersangkutan dan dilengkapi dengan pasfoto ukuran 3x4 sebanyak 3 (tiga) lembar. Formulir pendaftaran dapat diunduh di alamat www.dikti.go.id dan/atau www.kelembagaan.dikti.go.id atau difotokopi dari panduan program beasiswa BIDIK MISI yang tersedia;2) Fotokopi Kartu Tanda Siswa (KTS) atau yang sejenis sebagai bukti siswa aktif;3) Fotokopi rapor semester 1 s/d 5 disertai surat keterangan tentang peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang keilmuan/akademik yang disahkan (legalisasi) oleh kepala sekolah/ pimpinan unit Dikmas;4) Fotokopi Kartu Keluarga Miskin. Bagi keluarga yang tidak memiliki kartu Keluarga Miskin, harus menyertakan Surat Keterangan Penghasilan Orang tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh kepala desa/kepala dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat;5) Fotokopi Kartu Keluarga;6) Jika diperlukan dapat menyertakan bukti pendukung lain seperti fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB dari orang tua/wali-nya.1. Berkas yang dilengkapi oleh Sekolah/Unit Dikmas1) Rekomendasi dari Kepala Sekolah/Pimpinan Unit Dikmas yang memberikan keterangan bahwa pendaftar adalah siswa berprestasi yang orang tua/wali-nya kurang mampu;2) Daftar nama pelamar ke perguruan tinggi penyelenggara yang dituju.Lebih lengkap lihat:http://kelembagaan.dikti.go.

Kamis, 07 Januari 2010

Perjuangan di PC IPNU Lumajang

Sudah 2 periode ini saya mengabdikan diri saya untuk berbakti kepada IPNU Lumajang. Banyak hal yang menghambat kerja saya. Yang paling utama adalah karena jaraknya rumah saya dengan kantor cabang. Jaraknya sekitar 60KM. Itu yang menghambat saya untuk berbuat lebih banyak di PC IPNU Lumajang.

Berfikir luas dan tidak eksklusif

Kita sering terjebak dalam hal-hal berfikir terlalu sempit. Merasa diri kita yang paling benar, yang lain tidak ada yang benar. Kita kadang belum bisa menerima pendapat dan keyakinan orang lain. Kita memaksakan kehendak kita. Alangkah sempitnya kita dalam berfikir. Kita sebagai umat yang rahmatan lil alamin harus bisa menjadi pengayom dan penentram bagi semua umat. Semua masyarakat merasa tenang dengan keberadaan kita. Bersambung.