Kita sering terjebak dalam hal-hal berfikir terlalu sempit. Merasa diri kita yang paling benar, yang lain tidak ada yang benar. Kita kadang belum bisa menerima pendapat dan keyakinan orang lain. Kita memaksakan kehendak kita. Alangkah sempitnya kita dalam berfikir. Kita sebagai umat yang rahmatan lil alamin harus bisa menjadi pengayom dan penentram bagi semua umat. Semua masyarakat merasa tenang dengan keberadaan kita. Bersambung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar